PROBOLINGGO – Pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga dari bagaimana sekolah mampu membangun kreativitas, keterampilan hidup, serta karakter melalui pengalaman belajar yang bermakna. Semangat inilah yang terus diwujudkan oleh SMP UMI Sundari Kraksaan melalui kegiatan praktik mata pelajaran Prakarya yang mengajak siswa belajar secara langsung dengan pendekatan kolaboratif dan kreatif. Sekolah ini mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pendidikan karakter, nilai-nilai keislaman, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Dalam kegiatan yang dibimbing oleh Imara Yumna Nugrahani, S.Pd., Gr., para siswa bekerja secara berkelompok membuat berbagai karya kerajinan berbentuk miniatur makanan dan benda dekoratif menggunakan bahan lunak yang dibentuk secara manual. Seluruh proses pembelajaran dirancang agar peserta didik tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memahami tahapan perencanaan, proses produksi, hingga penyelesaian karya secara mandiri.
Berdasarkan dokumentasi kegiatan, suasana pembelajaran berlangsung aktif dan interaktif. Para siswa tampak berdiskusi, saling berbagi ide, serta bekerja sama menyelesaikan setiap detail karya. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan arahan sekaligus ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sesuai imajinasi masing-masing.
Hasil karya yang ditampilkan menunjukkan kemampuan peserta didik dalam mengombinasikan warna, bentuk, dan komposisi menjadi produk yang menarik. Melalui aktivitas sederhana tersebut, siswa belajar mengenai ketelitian, kesabaran, estetika, hingga kemampuan memecahkan masalah ketika menghadapi kendala selama proses pembuatan.
Kepala sekolah dan tenaga pendidik di SMP UMI Sundari memandang bahwa pembelajaran praktik memiliki peran penting dalam membentuk kompetensi abad ke-21. Selain melatih keterampilan motorik dan kreativitas, kegiatan seperti ini juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, serta rasa percaya diri ketika mempresentasikan hasil karya kepada teman maupun guru.
Sebagai sekolah Islam yang mengusung konsep pendidikan berbasis Al-Qur'an, kitab kuning, karakter, dan teknologi, SMP UMI Sundari terus menghadirkan pembelajaran yang tidak berhenti pada teori di dalam kelas. Beragam program unggulan seperti Ta'limul Qur'an, Tahfidz Class, Turats Class, Tahajud Call, serta pembelajaran berbasis multimedia menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mencetak generasi yang religius, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Kegiatan Prakarya menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan karakter dapat dibangun melalui aktivitas yang menyenangkan. Nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta penghargaan terhadap proses tumbuh secara alami ketika peserta didik diberi kesempatan untuk berkarya secara langsung.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, SMP UMI Sundari meyakini bahwa kreativitas tetap menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki generasi muda. Oleh karena itu, sekolah terus mengembangkan pembelajaran yang seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan praktis, pembentukan akhlak, dan literasi digital agar lulusan memiliki bekal yang utuh untuk melanjutkan pendidikan maupun berkontribusi di tengah masyarakat.
Bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat program pendidikan dan berbagai kegiatan pembelajaran di SMP UMI Sundari Kraksaan, informasi lengkap dapat diakses melalui website resmi SMP UMI Sundari